Prinsip Pembinaan Dan Fungsi Kepengasuhan Terhadap Santri

(Studi Semantik Simbolik Terhadap Huruf Nawasikh Dan Fiil Nawasikh)

Authors

  • Damanhuri

Keywords:

Prinsip Pembinaan, Fungsi Kepengasuhan, Semantik Simbolik

Abstract

Kajian ini membahas tentang fungsi kepengasuhan dan prinsip kepengasuhan dalam melakukan pembinaan terhadap santri berdasarkan analisis semantik simbolik terhadap huruf nawasikh dan fiil nawasikh. Huruf nawasikh dan fiil nawasikh merupakan sekelompok huruf dan fiil yang terdapat dalam pembahasan ilmu nahwu. Pendekatan semantik simbolik digunakan untuk memberikan pemaknaan terhadap symbol dalam huruf dan fiil nawasikh tersebut. Tulisan ini akan menjawab rumusan bagaimana prinsip pembinaan dan fungsi kepengasuhan terhadap santri berdasarkan ilmu nahwu? Ilmu nahwu dalam kajian ini adalah bahasan huruf nawasikh dan fiil nawasikh. Tujuan utama dari kajian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prinsip pembinaan dan fungsi kepengasuhan terhadap santri berdasarkan analisa semantik simbolik terhadap huruf nawasikh dan fiil nawasikh. Metode yang digunakan dalam tulisan ini menggunakan teknik analisis data secara kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Data bersumber dari al-Qur’an, buku pendidikan, buku nahwu dan shorof, artikel jurnal, dan referensi yang relevan. Data yang diperoleh kemudian dikompulasi, dianalisis dan disimpulkan dengan menggunakan teknik analysis content dengan pendekatan semantik simbolik. Hasil kajian menunjukan bahwa dalam huruf nawasikh dan fiil nawasikh terdapat prinsip-prinsip pembinaan santri dan fungsi kepengasuhan.

Downloads

Published

2022-03-12

How to Cite

Damanhuri. (2022). Prinsip Pembinaan Dan Fungsi Kepengasuhan Terhadap Santri : (Studi Semantik Simbolik Terhadap Huruf Nawasikh Dan Fiil Nawasikh). Ta’dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 10(1), 60–82. Retrieved from http://e-jurnal.stail.ac.id/index.php/tadibi/article/view/344

Issue

Section

Articles