KRISIS MENTAL HIKIKOMORI DAN SOLUSINYA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.61088/tadibi.v14i1.850Keywords:
Krisis mental, Hikikomori, Pendidkan IslamAbstract
Hikikomori awalnya sebagai sebuah fenomena yang mengemuka pada akhir dekade ini. Fenomena mengurung diri ini muncul sebagai dampak dari tekanan tuntutan tinggi masyarakat pada seseorang dan didukung dengan budaya menjaga harga diri dan kehormatan. Dampaknya menimpa pribadi dan masyarakat. Pada akhirnya menjadi problem sosial yang pelik dan sulit mengurainya. Kompleksitas hikikomori Penulis ingin memberikan solusi dengan cara pandang pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research dengan mengumpulkan data dari jurnal, info media dan rujukan ulama. Hasil dari penelitain ini adalah solusi untuk menyelesaikan krisis sosial hikikomori dalam perspektif Pendidikan Islam. Pendidikan Islam menawarkan konsep yang jelas tentang bagaimana seharusnya sikap seseorang dalam menghadapi persoalan tekanan sosial yang melingkupinya sekaligus tetap menjadikan seseorang tetap percaya diri. Solusi tersebut dibangun dari fungsi transenden agama. Menempatkan nilai hidup pada berinteraksi, berbuat baik untuk orang lain dan bersabar dengan perlakuan orang lain.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Huda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
