INTEGRASI SERVANT LEADERSHIP ISLAM DAN BARAT: STUDI KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN ISLAM DAN GREENLEAF

Authors

  • Muh Idris

DOI:

https://doi.org/10.61088/tadibi.v14i1.854

Keywords:

Servant leadership, kepemimpinan Islam, kepemimpinan transendental, integrasi nilai, etika kepemimpinan

Abstract

Fenomena krisis kepemimpinan global yang ditandai oleh penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, dan defisit etika menunjukkan urgensi pengembangan model kepemimpinan alternatif yang berorientasi pada nilai moral dan spiritual. Servant leadership yang diperkenalkan Robert K. Greenleaf menawarkan paradigma kepemimpinan berbasis pelayanan, empati, dan pemberdayaan sebagai respons terhadap model otoriter dan eksploitatif. Di sisi lain, tradisi kepemimpinan Islam sejak awal telah menempatkan pelayanan (khidmah), amanah, dan keadilan sebagai fondasi teologis kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis persamaan dan perbedaan konseptual antara servant leadership perspektif Barat dan kepemimpinan Islam, serta merumuskan model integratif yang relevan bagi konteks kontemporer.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui critical literature review terhadap karya primer Greenleaf dan literatur klasik kepemimpinan Islam, serta didukung sumber akademik mutakhir. Analisis dilakukan secara komparatif untuk mengidentifikasi titik konvergensi dan divergensi pada aspek filosofis, etis, dan teleologis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua konsep memiliki kesamaan pada orientasi pelayanan, empati, pemberdayaan, dan pembangunan komunitas. Namun, terdapat perbedaan mendasar pada landasan ontologis dan tujuan akhir, di mana servant leadership Greenleaf berakar pada humanisme sekuler, sedangkan kepemimpinan Islam bertumpu pada tauhid dan pertanggungjawaban transendental kepada Allah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan model Servant Leadership Transendental, yaitu sintesis antara nilai humanistik dan spiritual yang mengintegrasikan dimensi etis-relasional, struktural-organisasional, dan spiritual-transendental. Model ini berkontribusi pada pengembangan teori kepemimpinan yang lebih holistik serta menawarkan kerangka aplikatif bagi institusi pendidikan, organisasi dakwah, dan sektor publik dalam membangun tata kelola yang berintegritas dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2025-09-23

How to Cite

Muh Idris. (2025). INTEGRASI SERVANT LEADERSHIP ISLAM DAN BARAT: STUDI KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN ISLAM DAN GREENLEAF. Ta’dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 14(1), 94–116. https://doi.org/10.61088/tadibi.v14i1.854

Issue

Section

Articles