Peran Komunikasi Dalam Kepemimpinan Dakwah Islam
Keywords:
Peran Komunikasi dan Kepemimpinan DakwahAbstract
Berdakwah adalah proses mengkomunikasikan pesan-pesan Ilahiyah kepada orang lain. Agar pesan tersebut bisa dipahami dengan baik, diperlukan adanya penguasan komunikasi yang efektif. Muhammad SAW sebagai seorang utusan Allah SWT, punya tugas utama membawa kabargembira danmemberi peringatan kepada seluruh umat manusia. Kegiatan penyampaian wahyu dan ajaran beriman kepada Allah biasanya disebut dakwah. Beliau melaksanakan peran dakwahnya selama 23 tahun. Parasejarahwan menbagi periode dakwah yang dilakukan oleh Muhammad SAW ke dalam beberapa tahapan. Dakwah tahap pertama dilakukan secara sirriyah atau tertutupdi lingkungan keluarganya sendiri dengan sanak famili terdekat, meskipun dakwah ini belum memperoleh hasil yang mnggembirakan. Tahapan berikutnya, kemudian Muhammad SAW melakukan dakwah secara jahriyah (terang-terangan). Dakwah secara luas mulai dilakukan di periode Madinah. Setelah kaum muslimin mulai punya kekuatan dan disegani di Jazirah Arab dan pada akhirnya dakwah Islam bisa dapatditerima.
Peran kerasulan yang ditugaskan kepadaMuhammad SAW menuntutnya untuk memiliki sifat-sifat yang mulia agar apa yang disampaikan dapat diterima dan diikuti oleh umat manusia. Ada banyaksifat-sifat muliayang dimiliki Muhammad SAW sebagai seorang pemimpin dakwah. Sifat-sifat itu antara lain disiplin wahyu, memberikan teladan, komunikasinya efektif selalu dekat dengan umatnya, memberi wewenang serta pengkaderan.
Dengan demikian komunikasi memegang peranan yang sangat penting di dalam menentukan dan memastikan seorang pemimpin untuk senantiasa bekerja lebih produktif, efektif, dan efesien untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Tanpa komunikasi maka proses kepemimpinannya tidak akan berlangsung dengan baik. Dalam konteks inilah dapat juga dikatakan bahwa kepemimpinan pada hakekatnya juga proses komunikasi secara terus menerus, dalam pengertian komunikasi dilakukan oleh seorang pemimpin.
References
Abu Faris, Muhammad. Al Sirah an Nabawiyah, Dirasah tahliliyah,Aman: Dar- al Furqan,1997.
Al-Syalabi, Ali Muhammad, Fiqh al-Tahkin fial-Wur'qrz,Aman:Dar-al Bayariq, 1999.
Atha, Abdul Qadir Ahmad.Adabun Nabi:Meneladani AkhlaqRasulullah,Jakarta: PustakaAzzam, 1988.
Al-Audah, Salman. Al-Ghuraba'u wa al-awwalin, Duman: Dar Ibnual-Jauzi,199l.
Al Bukhori, Shahih Al-Bukhori, Libanon: Beirut, 1991.
Al-Ghazali, Muhammad. Khuluq Muslim, Darul Qalam,Damaskus,2003.
Antonio, Muhammad Syafi’i,The Super Leader Super Manager.Prophetic Leadership and Manajemen center, Jakarta, 2007
Amin, Samsul Munir, Ilmu Dakwah, AMZAH , Jakarta, 2009
Cholil, Moenawar. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad, Jakarta:Gema lnsani,2001.
Depag, Al Qur’an dan Terjemahannya, al Madinah al Munawwarah, 1418 H
Ghazali, M Bahri. Dakwah Komunikatif, Pedoman Ilmu Jaya, Jakarta, 1997
Haikal, M. Husen.Sejarah Hidup Muhammad, Terjemahan AliAudah, Bogor: Litera Antar Nusa, 2002.
Hamidi, Teori Komunikasi dan Strategi Dakwah, UMM Pres, Malang, 2010
Ilahi, Wahyu. Komunikasi Dakwah, Remaja Rosdakarya, Bandung, 2010
Rivai, Veithzal. Islamic Leadership. Bumi Aksara, Jakarta, 2009
Tasmara, Toto. Komunikasi Dakwah. Gaya Media Pratama, Jakarta, 1997
