Peran Media Baru Dalam Membentuk Cyber Society

Authors

  • Alim Puspianto

DOI:

https://doi.org/10.61088/annida.v11i1.439

Keywords:

media baru, cyber society

Abstract

Kita sekarang hidup di tengah tengah kemajuan dan kecanggihan teknologi yang begitu luar biasa. Satu aspek yang sangat terasa percepatan perkembangannya yaitu dibidang teknologi informasi dan komunikasi khususnya diaspek media. Bahkan kadang kita tidak bisa memprediksikan dan seakan gagap akan dahsyatnya kecanggihan teknologi yang ada. Kemajuan teknologi tersebut telah mengantarkan dan merubah “wajah” baru dunia media. Apalagi dengan kehadiran media baru yang berupa internet dan serba serbi di dalamnya seperti youtube, facebook, instagram, twiter, line dan lain sebaginya. Hal itu memunculkan sebuah tatanan dunia baru yang bernama cyber society atau masyarakat maya. Dimana interaksi dan hubungan antar manusia modern tidak hanya berada di dunia nyata saja tetapi keberadaan ruang maya menjadi sebuah keniscayaan.

      Eksistesi cyber sosiety tentunya merupakan bagian tak terpisahkan dari peran media baru yang menjadi ruang hidupnya. Dimana tentunya kehadiran entitas baru ini punya perbedaan dengan kelompok kelompok masyarakat sebelumnya. Bahkan perbedaan tersebut sangatlah jelas dan terasa. Karena dizaman ini, dunia nyata hampir hampir sudah tergantikan dengan dunia maya atau cyber spacy. Kehidupan Cyber society sudah tidak lagi terhalang oleh jarak dan waktu. Dari sinilah babak baru kehidupan dimulai, dimana semua info dan berita bahkan kebutuhan hidup bisa diakses dengan mudah oleh semua orang tanpa ada sekat dan pengahalang.

       Dalam tulisan ini penulis memaparkan tentang peran media baru dalam membentuk cyber sosiety atau masyarakat maya. Dimana kehadiran media baru telah merubah tatanan kehidupan seluruh masyarakat dunia.Yaitu sebuah wajah baru yang dengan kecanggihannya mampu menerobos dan  merobohkan tembok tatanan kehidupan sebelumnya. Semua manusia diajak untuk hidup dalam ruang maya yang penuh dengan kemudahan dan kecanggihan.

Dari pembahasan yang disajikan, penulis menyimpulkan bahwa hadirnya media baru sangat berperan penting dalam lahirnya cyber society. Karena tanpa media baru dengan serba serbi didalamnya khsuusnya media sosial akan sangat mustahil kiranya cyber soaiety bisa terbentuk. Kehadiran cyber society menjadi sebuah wajah baru bagi tatanan kehidupan umat manusia. Tentunya tanpa menghilangkan tatanan kehidupan masyarakat sebelumnya. Dari sinilah babak baru sebuah tatanan kehidupan masyarakt dimulai.

References

James W. Tankard, Jr. Werner J. Severin, Teori komunikasi (Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massa) Jakarta: Prenada Media Group, 2015
Junaidi, Fajar, Etika Komunikasi Di Era Siber, Depok: Rajawali Press, 2019
McQuail, Denis, Teori Komunikasi Massa, Jakarta: Salemba Humanika, 2011
Mulyana, Deddy, Komunikasi Massa, Bandung: Widya Padjadjaran, 2008
Mungin, Burhan, Sosiologi Komunikasi, Jakarta: Kencana, 2008
Nasrullah, Rully, Komunikasi Antarbudaya di Era Cyber, Jakarta: Kencana, 2014
Nasrullah, Rully, Komunikasi Antar Budaya di era budaya siber, Jakarta: Kencana, 2012
Nurudin, Media Sosial Agama Baru Masyarakat Milenial, Malang: Intra Publising, 2018
Nurudin. Komunikasi massa, Malang: Cespur, 2003
Nurudin, Pengantar Komunikasi Massa, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2014
Nurudin, Perkembangan Teknologi Komunikasi, Jakarta: Rajagrafindo persada, 2017
Pureklolon, Thomas Tokan, Komunikasi Politik, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2016
Rakhmat, Jalaluddin, Psikologi Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011
Romli, Khomsahrial, Komunikasi Massa, Jakarta: Grasindo, 2016
Tamburaka, Apriadi, Adenda Setting Media Massa, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013
Toto Sugiarto, Panduan Menjadi Jurnalis Profesional, Yogyakarta: Araska, 2019
Wahyudi, Aep, Melawan Hoax, Yogyakarta: Askopis Press, 2017
Wahyuni, Isti Nursih, Komunikasi Massa, Yogyakarta: Garha Ilmu, 2014

Downloads

Published

2022-09-05

How to Cite

Alim Puspianto. (2022). Peran Media Baru Dalam Membentuk Cyber Society. An-Nida’ : Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 11(1), 98–123. https://doi.org/10.61088/annida.v11i1.439

Issue

Section

Articles