REALITA MEDIA SOSIAL DALAM KEHIDUPAN CYBER SOCIETY
DOI:
https://doi.org/10.61088/annida.v11i2.561Keywords:
Media sosial, Cyber societyAbstract
Perkembangan teknologi internet telah membentuk ruang maya atau virtual. Dimana sistem internet yang saling terkoneksi telah menciptakan ranah virtual global. Yaitu suatu ruang dan dunia baru yang sifatnya maya atau cyberspace, namun dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan umat manusia. Baik kebutuhan informasi, ekonomi, sosial politik, budaya dan berbagai kebutuhan lainnya. Kehadiran internet dengan cyberspace telah menyajikan sebuah relaita masyarakat baru (cyber sosiety). Ruang cyber juga telah memperluas sarana untuk meningkatkan tata kelola umum dan kesejahteraan rakyat secara global. Begitu juga realita kehidupan nyata yang nyaris tergantikan dengan kehidupan maya cyber society.
Satu aspek perkembangan tenologi internet yang sangat terasa percepatan perkembangan dan dampaknya dalam relaita kehidupan masyarakat cyber adalah media sosial. Karena mau kita sadari atau tidak atmosfer kehidupan masyarakat modern yang notabene merupakan masyarakat cyber sangat terpengaruh oleh hiruk pikuk perkembangan media sosial yang ada. Bahkan keberadaan media sosial tersebut telah mengantarkan dan merubah “wajah” baru tatanan masyarakat. Ditambah lagi dengan perkembangan yang cangat cepat beberapa media sosial seperti Youtube, Facebook, Instagram, Twiter, Line dan lain sebaginya. Hal itu benar benar mampu membuat sebuah tatanan dunia baru. Dimana interaksi dan hubungan antar manusia modern tidak hanya berada di dunia nyata saja tetapi keberadaan ruang maya menjadi sebuah fenomena yang sangat luar biasa.
Dalam tulisan ini penulis memaparkan tentang eksistensi dan realita media sosial dalam kehidupan cyber society. Dari pembahasan yang disajikan, penulis menyimpulkan bahwa relaita kehidupan masyarakat cyber sangat dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di media sosial. Keberadaan media sosial sangat terasa dalam realita kehidupan masyarakat cyber. Karena media sosial menjadi ruang hidup yang merupakan bagian tak terpisahkan dari cyber society. Dunia media sosial seolah olah mampu memutar balikkan realita kehidupan. Yaitu kehidupan nyata seolah tergantikan dengan hiruk pikuk dan warna warni kehidupan media sosial dengan pernak pernik di dalamnya. Bahkan bisa dikatakan bahwa media sosial menjadi salah satu barometer dan pedoman dalam kehidupan cyber society.
References
Junaidi, Fajar, Etika Komunikasi Di Era Siber, Depok: Rajawali Press, 2019
Luik, Jandy, Media Baru, Jakarta: Kencana, 2020
Nugroho, Catur, Cyber Society, Jakarta: Kencana, 2020
McQuail, Denis, Teori Komunikasi Massa, Jakarta: Salemba Humanika, 2011
Mulyana, Deddy, Komunikasi Massa, Bandung: Widya Padjadjaran, 2008
Maryani, Eni, Media dan Perubahan Sosial, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011
Mungin, Burhan, Sosiologi Komunikasi, Jakarta: Kencana, 2008
Nasrullah, Rully, Komunikasi Antarbudaya di Era Cyber, Jakarta: Kencana, 2014
Nasrullah, Rully, Komunikasi Antar Budaya di era budaya siber, Jakarta: Kencana, 2012
Nurudin, Media Sosial Agama Baru Masyarakat Milenial, Malang: Intra Publising, 2018
Nurudin. Komunikasi massa, Malang: Cespur, 2003
Nurudin, Pengantar Komunikasi Massa, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2014
Nurudin, Perkembangan Teknologi Komunikasi, Jakarta: Rajagrafindo persada, 2017
Pureklolon, Thomas Tokan, Komunikasi Politik, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2016
Rakhmat, Jalaluddin, Psikologi Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011
Romli, Khomsahrial, Komunikasi Massa, Jakarta: Grasindo, 2016
Tamburaka, Apriadi, Adenda Setting Media Massa, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013
Toto Sugiarto, Panduan Menjadi Jurnalis Profesional, Yogyakarta: Araska, 2019
Wahyudi, Aep, Melawan Hoax, Yogyakarta: Askopis Press, 2017
Wahyuni, Isti Nursih, Komunikasi Massa, Yogyakarta: Garha Ilmu, 2014
