Tantangan Dakwah Antar Budaya di Media Massa
Keywords:
Dakwah antar budaya, Tantangan dan Media MassaAbstract
Kesuksesan dakwah Islam dalam menjalankan visi misinya tidak lepas dari konsep Islam sebagai “Rahmatan lil amamin” yang memberikan kedamaian dan ketenangan bagi seluruh alam. Sehingga kegiatan dakwah yang dilakukan oleh para pekalu dakwah selalu menggunakan pendekatan pendekatan budaya yang dianut oleh calon mad’unya. Pergerakan dunia dakwah menemukan babak barunya ketika perkembangan teknologi informasi di era modern seperti sekarang ini mencapai puncaknya. Khususnya adalah perkembangan media massa. Dimana informasi dengan begitu cepat tersebar keseluruh penjuru dunia hanya dengan hitungan detik saja.realita tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi dunia dakwah khususnya dakwah antar budaya.
Focus pembahasan pada kajian kali ini,penulis mencoba melihat tantangan yang dihadapi dakwah antar budaya dalam menyampaikan pesan pesannya melalui media massa. Dimana kegiatan dakwah antar budaya lewat media massa merupakan keniscayaan. Tantangan ini menjadi penting karena media massa adalah “mahluk” baru yang pertumbuhannya sangat cepat sekali. Bila dunia dakwah tidak mampu menahlukannya maka “mahluk” tersebut akan semakin tidak terkendali dan cenderung menyesatkan.
Dari uraian uraiannya kemudian penulis menyimpulkan ada beberapa tantangan yang dihadapi.Adapun tantangan dakwah antar budaya lewat media massa meliputi pertama, banyaknya media massa mainstream yang sekuler dan anti Islam. Kedua, masih minimnya dukungan pemerintah. Ketiga, masih minimnya tenaga ahli media massa dari kalangan umat Islam. Tantangan yang terakhir adalah, kebutuhan dan kepuasan masyarakat berbeda beda. Hal ini mengakibatkan persaingan media massa yang begitu hebatnya.
References
Aripudin,Acep, Dakwah AntarBudaya. Bandung: 2012, Remaja Rosda Karya
Aziz, Muhammad Ali,Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media, 2004
Aziz, Muhammad Ali, Ilmu Dakwah. Surabaya: IAIN Sunan Ampel, 1993
Departemen Agama RI, Al-Qur’anTajwid dan Terjemahan. Bandung: PT Syaamil Cipta Media, 2002
Ibrahim, Idi Subandy, Sirnarnya Komunikasi Empatik (krisis budaya komunikasi dalam masyarakat kontemporer ). Bandung: Pustaka Bani Qurais, 2004
James W. Tankard, Jr.Werner J. Severin, Teori komunikasi (Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massa)Jakarta: Prenada Media Group, 2015
Koyo, Khotib Pahlawan, Manajemen Dakwah. Jakarta: AMZAH, 2007
McQuail, Denis, Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Salemba Humanika, 2011
Mulkham, Abdul Munir,Ideologisasi Gerakan Dakwah. Yogyakarta: Sipress, 1996
Mulyana,Deddy, Komunikasi Massa.Bandung: Widya Padjadjaran, 2008
Mungin,Burhan,Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana, 2008
Nasrullah,Rulli, Komunikasi Antar Budaya, Jakarta: Kencana, 2012
Nurudin, Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2011
Prio Hutman,Ilyas Ismail, Fisafat dakwah (rekayasa membangun agama dan perdaban Islam). Jakarta: Kencana, 2011
Rakhmat, Jalaluddin,Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011
Sihabudin,Ahmad, Komunikasi Antar Budaya, Jakarta: Bumi Aksara, 2011
Wahyu Ilaihi, M. Munir,Manajemen dakwah, Jakarta: Kencana , 2006
ttps://naifu.wordpress.com/2010/04/01/dakwah-melalui-media-massa/
http://www.romelteamedia.com/2014/07/hasil-pilpres-2014--teori-jarum-suntik.html
http://duniamuallaf.blogspot.co.id/2013/07/penting-umat-islam-harus-tahu-baca.html
http://www.arrahmah.com/news/2013/09/07/tak-benci-islam-media-massa-liberal-bertujuan-menghancurkan-syariat.html..
http://m.hidayatullah.com/artikel/opini/read/2015/03/31/67575/penutupan-media-islam-online-menguntungkan-aliran-sesat.html#.Vkqfg_lYrIU
