EFEK KOMUNIKASI MASSA DALAM KEHIDUPAN SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.61088/annida.v14i2.865Keywords:
Komunikasi massa, Teori Hypodermic Needle Theory, Efek MediaAbstract
Kemajuan teknologi telah menghantarkan perubahan dalam segala aspek kehidupan manusia khususnya dalam pemenuhan informasi. Masyarakat modern dalam memenuhi kebutuhan informasinya lebih mengandalkan media massa sebagai solusinya. Karena lebih mudah, cepat dan hemat. Mereka tinggal duduk manis di depan kotak ajaib (internet dan televisi), semua kebutuhan dan keingintahuannya akan tercukupi. Mereka menganggap apa yang ditampilkan dan ditayangkan oleh media massa adalah sebuah kebenaran yang tidak perlu diragukan lagi. Sehingga semua yang ada di media massa, masyarakat cenderung akan meniru atau melakukannya. Hal seperti ini dalam media massa disebut sebagai Hypodermic needle theory (teori jarum hipodermik) atau sering disebut dengan teori peluru.
Perkembangan teknologi modern sungguh sangat luar biasa cepatnya. Salah satu bidang yang merasakan dampaknya yaitu aspek teknologi komunikasi dan informasi. Perkembangan teknologi yang memudahkan masyarakat menerima sebuah informasi dengan cepat menjadikan masyarakat semakin terbuka dengan berbagai macam informasi. Kehadiran teknologi media massa dengan segala kekuatannya masih mampu memberikan pengaruh sangat besar dalam tatanan kehidupan sosial kemasyarakatan.
Dalam tulisan ini penulis membahas tentang efek komunikasi massa dalam kehidupan sosial. Adapun salah satu pisau analisis yang dijadikan sebagai bahan kajian dalam penulisan ini yaitu teori Hypodermic Needle Theory. Teori ini juga dikenal sebagai teori peluru Dimana pesan yang disampaikan ibarat peluru yang tepat sasaran mengenai targetnya dan mendapatkan efek yang diinginkan. Jadi, media massa diibaratkan peluru, jika peluru ini ditembakan ke sasaran, sasaran tidak akan bisa menghindar. Menurut teori peluru ini media massa mempunyai kekuatan luar biasa (all powerfull) dalam mempengaruhi khalayak.
Adapun simpulan dari tulisan ini bahwa media massa masih sangat mempunyai kekuatan besar dan bisa diterima oleh masyarakat. Dengan power tersebut media massa mampu memberikan efek yang signifikan dalam kehidupan. Mulai dari efek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap/perasaan), dan behavioral (perilaku). Hal itu juga berdampak perubahan individu maupun sosial, seperti gaya hidup, pola interaksi, dan terbentuknya opini publik. Dampak tersebut dapat bersifat positif maupun negatif, tergantung pada kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi.
References
Anwar. Arifin, Komunikasi Politik, Paradigma-Teori-Aplikasi-Strategi dan Komunikasi Politik Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2003
Anwar. Arifin, Opini Publik , Depok: Gramata Publishing, 2010
Burhan. Bungin, Imaji Media Massa, Yogyakarta: Jendela, 2001
Dan Nimmo, Komunikasi Politik, Khalayak dan Efek, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000
Denis. McQuail, Teori Komunikasi Massa Suatu Pengantar, Jakarta: Erlangga, 1994
Efendi, Onong, Ilmu Komunikasi Teroi dan Praktek, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2004
Husaeni, Adian, Penyesatan Opini Jakarta: Gema Insani, 2002
James W. Tankard, Jr. Werner J. Severin, Teori komunikasi (Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massa) Jakarta: Prenada Media Group, 2015
Junaidi, Fajar, Etika Komunikasi Di Era Siber, Depok: Rajawali Press, 2019
Iswhara, Luwi, Jurnalis Dasar, Jakarta: PT Kompas Media Nusantara, 2011
Kun Wazis, Media Massa dan Konstruksi Realitas, Malang: Aditya Media Publishing, 2012
Krisyantono, Rachmad, Teknik Praktis Riset Komunikasi, Jakarta: Kencana Prenada, 2010
McQuail, Denis, Teori Komunikasi Massa, Jakarta: Salemba Humanika, 2011
Morissan, Teori Komunikasi Individu Hingga Massa, Jakarta: Kencana Prenada, 2014
Mulyana, Deddy, Komunikasi Massa, Bandung: Widya Padjadjaran, 2008
Mungin, Burhan, Sosiologi Komunikasi, Jakarta: Kencana, 2008
Nasrullah, Rully, Komunikasi Antarbudaya di Era Cyber, Jakarta: Kencana, 2014
Nurudin, Komunikasi Propaganda. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001
Nurudin, Komunikasi massa, Malang: Cespur, 2003
Nurudin, Pengantar Komunikasi Massa, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2014
Nurudin, Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2011
Pureklolon, Thomas Tokan, Komunikasi Politik, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2016
Rakhmat, Jalaluddin, Psikologi Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011
Romli, Khomsahrial, Komunikasi Massa, Jakarta: Grasindo, 2016
Sunarjo. Djoenaesih.S, Opini Publik, Yogyakarta: Liberty Offset, 1997
Tamburaka, Apriadi, Agenda Setting Media Massa, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013
Toto Sugiarto, Panduan Menjadi Jurnalis Profesional, Yogyakarta: Araska, 2019
Wahyuni, Isti Nursih, Komunikasi Massa, Yogyakarta: Garha Ilmu, 2014
