STRATEGI KOMUNIKASI PENGELOLA ASRAMA DALAM MEMBENTUK KARAKTER MANDIRI SANTRI TAKHASSUS DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH SURABAYA

Authors

  • miftakhuddin

DOI:

https://doi.org/10.61088/annida.v14i2.866

Keywords:

karakter mandiri, komunikasi interpersonal, pendidikan karakter, strategi komunikasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi komunikasi pengelola asrama dalam membentuk karakter mandiri santri Takhassus di Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemandirian sebagai salah satu karakter utama yang harus dimiliki santri dalam menghadapi dinamika kehidupan pesantren maupun kehidupan sosial setelah menyelesaikan pendidikan. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai pusat transmisi ilmu keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter melalui pola hidup berasrama, pembiasaan ibadah, kedisiplinan, keteladanan, dan komunikasi intensif antara pengelola dan santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala murobbi, musyrif asrama, dan guru halaqah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pengelola asrama dilakukan melalui kombinasi komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung. Komunikasi langsung diwujudkan melalui nasihat personal, dialog, teguran edukatif, musyawarah, diskusi informal, dan pendampingan emosional. Komunikasi tidak langsung diwujudkan melalui keteladanan, pembiasaan, struktur jadwal harian, pemberian amanah, sistem evaluasi, dan kultur religius pesantren. Strategi tersebut terbukti berkontribusi terhadap pembentukan karakter mandiri santri yang tampak pada peningkatan disiplin, tanggung jawab, inisiatif, kemampuan mengatur waktu, kemandirian spiritual, serta keberanian mengambil keputusan. Temuan ini memperkuat relevansi teori strategi komunikasi, komunikasi interpersonal, pendidikan karakter, dan kemandirian dalam konteks pendidikan pesantren

References

Amin, A. (1975). Etika. Dar al-Fikr.

Aristotle. (2004). The art of rhetoric (H. Lawson-Tancred, Trans.). Penguin Books.

Cangara, H. (2013). Perencanaan dan strategi komunikasi. Rajawali Pers.

Chandler, A. D. (1962). Strategy and structure: Chapters in the history of the industrial enterprise. MIT Press.

DeVito, J. A. (2009). The interpersonal communication book (13th ed.). Pearson Education.

Dhofier, Z. (1994). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. LP3ES.

Effendy, O. U. (2003). Ilmu komunikasi: Teori dan praktek. Remaja Rosdakarya.

Harris. (2023). Pola komunikasi interpersonal guru program tahfiz Al-Qur’an dalam memotivasi santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya [Skripsi tidak dipublikasikan]. Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim Surabaya.

Khalim, M. M. (2024). Strategi komunikasi persuasif pengurus pondok dalam membentuk karakter disiplin santri di Pondok Pesantren Al Mujaddadiyyah [Skripsi tidak dipublikasikan]. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mintzberg, H. (1994). The rise and fall of strategic planning. Free Press.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2005). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Remaja Rosdakarya.

Rogers, C. R. (1961). On becoming a person: A therapist’s view of psychotherapy. Houghton Mifflin.

Rogers, E. M. (1983). Diffusion of innovations (3rd ed.). Free Press.

Santrock, J. W. (2016). Adolescence (16th ed.). McGraw-Hill Education.

Schramm, W. (1971). The process and effects of mass communication. University of Illinois Press.

Zafitri, Z. (2020). Strategi komunikasi persuasif pembina dalam membentuk karakter santri di Pondok Pesantren DDI Takkalasi [Skripsi sarjana, IAIN Parepare].

Zulqarnain, W. (2016). Komunikasi antarpribadi ustadz dan santri dalam pembentukan karakter santri: Studi pada Pondok Pesantren Qotrun Nada Cipayung Depok [Skripsi sarjana, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta].

Downloads

Published

2026-03-11

How to Cite

miftakhuddin. (2026). STRATEGI KOMUNIKASI PENGELOLA ASRAMA DALAM MEMBENTUK KARAKTER MANDIRI SANTRI TAKHASSUS DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH SURABAYA. An-Nida’ : Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 14(2), 89–109. https://doi.org/10.61088/annida.v14i2.866

Issue

Section

Articles