ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI JAMAAH MENGHADIRI PENGAJIAN RUTIN DI MASJID AT-TANWIR KABUPATEN GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.61088/dinar.v9i2.905Keywords:
motivasi jamaah, pengajian rutin, Teori Self-Determination, manajemen masjidAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi jamaah dalam menghadiri pengajian rutin Sabtu pagi di Masjid At-Tanwir Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada delapan informan jamaah aktif. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menggunakan pisau analisis Self-Determination Theory (SDT) oleh Ryan dan Deci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi jamaah merupakan hasil dialektika dinamis antara faktor internal dan eksternal yang sukses terinternalisasi secara utuh. Faktor eksternal—meliputi kompetensi dan keramahan penceramah, materi yang aplikatif (fikih keluarga), fasilitas fisik yang aman bagi lansia, serta program stimulus sosial (sarapan dan paket sayur gratis)—terbukti mampu bertindak sebagai environment support. Faktor-faktor eksternal tersebut secara simultan memuaskan tiga kebutuhan psikologis dasar jamaah, yaitu otonomi (autonomy), kompetensi (competence), dan keterikatan sosial (relatedness). Terpenuhinya kebutuhan psikologis ini mengunci motivasi internal jamaah untuk konsisten hadir sebagai bentuk pemenuhan nutrisi spiritual, mekanisme pertahanan stres kerja (coping mechanism), dan persiapan menghadapi kematian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen masjid yang humanis dan tertata secara komprehensif menjadi kunci utama keberlanjutan motivasi spiritual jamaah di wilayah industri.
References
Al-Omari, M., & Chakrabarty, S. (2025). The role of religious social capital on students' entrepreneurial spirit and psychological well-being. Journal of Entrepreneurship and Public Policy, 14(4), 623–641. doi.org
Anwar, S. (2021). Transformasi Fungsi Masjid dalam Pemberdayaan Sosial Keagamaan di Era Modern. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 17(1), 45–58.
Brambilla, M., & Assor, A. (2020). Understanding religion from a self-determination theory perspective: Autonomous vs. controlled internalization of religious values. Self-Determination Theory Organization. https://selfdeterminationtheory.org/wp-content/uploads/2020/10/2020_BrambillaAssor_UnderstandingReligion.pdf
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Fajri, M. N. (2025). Dinamika Perilaku Jamaah Urban: Analisis Fluktuasi Partisipasi Kegiatan Keagamaan Berbasis Masjid. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 14(1), 89–104.
Fathoni, M. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia Lembaga Keagamaan Islam: Tantangan Profesionalisme Takmir Masjid. Jurnal Manajemen Dakwah, 6(2), 112–129.
Hardy, S. A., Nelson, J. M., Moore, J. R., & King, P. E. (2020). Adolescent religious motivation: A self-determination theory approach. Journal of Research on Adolescence, 30(4), 915–931. doi.org
Hidayat, R., & Subandi, A. (2022). Peran Pengajian Rutin dalam Meningkatkan Religiusitas dan Kohesi Sosial Masyarakat Urban. Jurnal Sosiologi Agama, 16(2), 181–196.
Maimunah, S., & Nur, M. (2023). Strategi Edukasi Non-Formal Berbasis Masjid untuk Penguatan Literasi Keagamaan. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 76–89.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nurdin, A., & Saputra, H. (2024). Analisis Motivasi Jamaah dalam Menghadiri Majelis Taklim: Pendekatan Teori Dua Faktor Herzberg. Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan, 11(1), 23–38.
Pratama, A. R. (2026). Rekonstruksi Teori Motivasi Herzberg pada Lembaga Sosial dan Filantropi Islam. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 7(2), 210–225.
Rahmawati, D., & Setiawan, B. (2025). Profesionalisme Manajemen Takmir dalam Optimalisasi Fungsi Masjid di Era Digital. Jurnal Tata Kelola Akuntabilitas Organisasi, 8(1), 34–48.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. The Guilford Press.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, Article 101860. doi.org
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2018). Organizational Behavior (18th ed.). Pearson Education.
Ruslan, M., Thoha, M., & Basri, M. (2021). Manajemen Pelayanan Masjid (Service Quality) dalam Meningkatkan Kepuasan Jamaah. Jurnal Administrasi Islam, 4(2), 95–110.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta
Suryani, E. (2022). Pengaruh Manajemen Pengurus Masjid Terhadap Keberlanjutan Program Dakwah Kreatif. Jurnal Tata Kelola Organisasi Islam, 5(3), 140–155.
Zarkasyi, F. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia Organisasi Nirlaba Keagamaan: Studi Kasus Pengelolaan Dakwah Berbasis Masjid. Jurnal Manajemen Islam, 7(2), 201–215.
